Adsense

Menjadi Mitra Google Adsense dan Konsisten Update Konten Itu Sulit

Menjadi Mitra Google Adsense kolektorilmu.com

Halo para blogger! Terutama Anda yang baru mau memulai dunia blogging. Anda mengalami kesulitan saat mendaftarkan situs Anda menjadi mitra Google Adsense? Karena penolakan dengan berbagai uraian yang disampaikan oleh Google Adsense yang inti informasinya situs Anda belum layak untuk di monetise.

Belum lagi informasi yang disampaikan oleh Google Adsense itu tidak detail kenapa situs Anda ditolak. Galau? Pastinya ya Anda merasakan galau bukan? Anda hanya disarankan untuk memperbaiki situs Anda. Tapi apa yang harus diperbaiki? Di bagian mana yang harus di “improve”? Sekali lagi, Google Adsense tidak memberikan detail di bagian mana yang perlu di perbaiki.

Saya sendiri pun demikian, sering ditolak saat mendaftar Google Adsense. Jawabannya dari Google “perbaiki situs Anda”. Saya hanya berpikir apa artikel yang saya tulis masih kurang? Saya pun terus meng-update artikel saya. Dirasa cukup saya daftar lagi, dan ditolak lagi. Tapi saya pantang menyerah, saya update artikel lagi kemudian daftar lagi. Begitu seterusnya hingga mimpi menjadi mitra Google Adsense pun menjadi kenyataan

Menjadi Mitra Google Adsense itu sulit

Sesuai judulnya, menjadi mitra Google Adsense sekarang ini itu sulit kawan. Tapi tidak semuanya sulit, dari cerita pengalaman yang di tulis di atas bagi saya waktu awal mula nge-blog itu sulit. Tapi ada juga yang situsnya baru mempunyai beberapa artikel begitu daftar langsung Approve. Mudah-mudah Anda demikian.

Tapi sesulit apapun itu, teruslah untuk mencoba lagi dan lagi. Tapi harus diimbangi dengan improve yang sudah dilakukan pada situs Anda. Karena jika tidak ada perbaikan yang Anda lakukan, maka Anda sama saja menyerahkan diri Anda untuk ditolak oleh Google Adsense lagi.

Perbaikan situs itu macem-macem, mulai dari penataan tamplate, navigasi menu, kontak, daftar isi, TOS, Disclaimer, fitur pencairan, hingga jumlah artikel yang memadai. Untuk jumlah artikel Google Adsense tidak menyebutkan secara spesifik harus berapa artikel. Tapi yang jelas, artikel yang Anda punya harus berkualitas dan bukan dari hasil Njiplak dari log lain.

 Gerbang Awal Yang Sesungguhnya

Saya ucapkan selamat kepada Anda yang baru mendapat persetujuan dari Google Adsense. Hal yang selama ini diimpikan dapat terwujud menjadi nyata.

Izinkan saya mengucapkan “Anda baru saja memulai petualangan di dunia Adsense”. Seperti siswa atau mahasiswa yang baru saja mendapatkan predikat lulus, kehidupan sesungguhnya baru saja di mulai.

Renungkanlah! Google Adsense itu tidak semenggiurkan yang ada dibayangan Anda. Loh kok gitu? Kata-kata ini berlaku untuk Anda yang sudah menyerah di awal diterimanya Google Adsense.

Jangan bayangkan ketika Anda baru diterima, Anda langsung akan mendapatkan penghasilan yang WOW! Karena Anda pasti akan kecewa.

Istilah Jawa “Alon-alon asal kelakon” itu tepat sekali bagi Anda yang baru diterima di Google Adsense. Kenapa demikian? Google Adsense terus memantau perkembangan situs Anda. Jika situs Anda makin berkembang, saya yakin Google Adsense tidak memandang sebelah mata lagi terhadap situs Anda.

Konsisten Update Konten Jauh Lebih Sulit

Google Adsense itu senang dengan situs-situs yang terus berkembang setiap harinya. Salah satunya adalah adanya update Konten atau artikel setiap harinya.

Ini yang menjadi masalah! Blog atau situs yang Anda bangun itu tergantung pada diri Anda sendiri. Anda yang memutuskan seperti apa blog Anda ke depan. Dikembangkan? Atau dibiarkan!

Banyak kejadian (termasuk diri saya sendiri) ketika baru diterima menjadi mitra Google Adsense dan melihat penghasilan diawal itu langsung down. Dan lebih parahnya mood untuk menulis artikel langsung sirna. Dan akhirnya situs terbengkalai begitu saja.

Jadi, tetap konsisten update artikel. Jangan biarkan blog Anda terbengkalai. Dan pengahasilan Google Adsense pun ikut terbengkalai.

Soal konsisten, kembali kepada diri Anda sendiri. Anda yang mengatur jadwal kapan Anda harus update konten pada blog Anda. Mau tiap hari update atau dua hari sekali itu terserah pada diri Anda. Tapi lebih cepat lebih baik.

About the author

Ahmad Syaiful

Seorang yang selalu ingin tahu tentang hal-hal baru yang positif.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.